contact@KingsterKids.edu +1-3435-2356-222

Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam UIN Suska Riau Menyuarakan Suara Rakyat “JATUHNYA NEGRI-KU”

Pekanbaru, 29 Agustus 2025 – Prorgram Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Universitas Sultan Syarif Kasim Riau berpartisipasi dalam gerakan aksi demonstrasi dalam menyuarakan tuntutan terhadap Pemerintahan. Pada tanggal 25 Agustus lalu telah terjadi inseden besar yang menyuarakan keresahan rakyat terhadap pemerintahan yang mengecam, pembuatan peraturan baru oleh DPR RI dan tindakan represif aparat pemerintahan. Dengan turut berpartisipasinya Mahasiswa AFI UIN SUSKA turut ikut andil melakukan unjuk rasa di depan POLDA Riau. Berdasarkan pengalaman demonstrasi yang ricuh sekarang, aksi ini kemungkinan besar membahas isu-isu krusial seperti:

  • Usulan kenaikan gaji DPR: Menuntut pemerintahan adanya usulan kenaikan gaji lebih bagi Dewan Perwakilan Rakyat. Dengan menyuarakan, mengapa kenaikan gaji lebih dari sebelumnya? yang mana perekonomian rakyat Indonesia tidak stabil, bahkan program sebelumnya tidak berjalan dengan baik.
  • Kesejahteraan Rakyat: Mendesak pemerintah untuk meninkatkan kualitas, kinerja, kesejahteraan, bahkan menaikkan taraf hidup dan menaikan kebuthan gaji kinerja untuk Guru, ASN, Dosen, dan Buruh. Juga memfasilitasi Kesehatan yang lebih murah dan terjamin, bahkan gratis biaya pengobatan.
  • Kinerja kurang produktif: Sebagai salah satu tiang yang mengelolah jalannya sistem negeri ini. Kinerja dari berbagai Instasi tampak kurang dalam bekerja dengan baik, bahkan Rakyat maupun Mahasiswa sangat kecewa dengan percaya kepada instasi yang tidak bisa menjalankan sistem kinerja.

Aksi demonstrasi yang telah diikuti Mahasiswa Aqidah dan Filsafat UIN SUSKA pada hari ini, sebagai salah satu unjuk rasa keresahan Rakyat dan Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi dan tuntutan mereka kepada pemerintahan. Mengajak Mahasiswa, rakyat, juga untuk ikut andil Indonesia dalam keterpurukan yang merajalela. Rakyat sudah pintar adanya kejanggalan dalam perkembangan yang disuarakan hingga saat ini.

Tuntutan Mahasiswa:

  • Transparansi status pembangunan dan kinerja berbagai program yang pernah dijanjikan kepada Masyarakat.
  • Mendesak pengesahan undang-undang perampasan aset dan sanksi sosial bagi yang melanggar peraturan.
  • Evalusasi setiap kinerja yang mana sebagai tiang pembentukan sistem Pemerintahan seperti kebanyakan Lembaga Pemerintahan.

Hasil yang didapati pada hari ini adalah kejelasan KAPOLDA Riau menerima aksi dan saran demonstran Mahasiswa terhadap pristiwa ini, dari tanggal 25 Agustus Hingga hari ini. Menyampaikan masukan saran dari mahasiswa dan disampaikan kepada hampir setiap POLDA, POLRES, POLSEK, seluruh Riau. Sambutan

Dengan adanya pergerakan dari Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam UIN SUSKA Riau, diharapkan suara ini dapat tersampaikan dengan penuh perubahan. Masyarakat Indonesia telah mengalami keperosotan sudah lelah dengan janji-janji yang pernah disampaikan untuk melanjutkan hidup kedepannya. Masyarakat, Orang tua, Mahasiswa, bahkan Seluruh rakyat Indonesia turut Ikut andil dalam menyuarakan keresahan, Jatuhnya Negeri-ku. (DAS)

Leave a Reply