
Pekanbaru–Tiga mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau, kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional. Mereka berhasil meraih juara pada ajang INISCOM (International Islamic Student Competition) 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Ampel Surabaya pada 24 September–3 Oktober 2025 secara virtual/daring.
Dalam kompetisi bergengsi yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas Islam se-Asia Tenggara tersebut, mahasiswa AFI berhasil meraih tiga penghargaan, yaitu:
- Dewi Cahyarani – Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Filsafat
- Putri Anggraini, dkk. – Juara 3 Lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ)
- Muhammad Iqval, dkk. – Juara 3 Lomba Film Pendek Islami
Tahun ini, INISCOM mengusung tema “Merespons Problem Kemanusiaan Abad 21: Integrasi Nilai Spiritual, Kearifan Lokal, dan Teknologi Global.” Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan gagasan dalam menjawab tantangan global dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
Kompetisi ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh konsorsium 12 perguruan tinggi unggulan di Asia Tenggara, yaitu: UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Alauddin Makassar, UIN Mataram, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Utara Malaysia, Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Brunei Darussalam), dan Prince of Songkla University (Thailand).
Salah satu peraih juara, Dewi Cahyarani, Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Cabang Filsafat, turut berbagi kisah inspiratif di balik kemenangannya. “Awalnya saya ragu ikut lomba karya tulis ilmiah ini karena baru pertama kali dan langsung tingkat internasional. Tapi menulis tentang Kierkegaard dan Muhammad Iqbal membuat saya sadar bahwa krisis manusia modern bukan soal teknologi, melainkan kehilangan arah batin. Syukur tak terhingga bisa meraih juara 1 internasional, namun yang paling berkesan adalah perjalanan dan dukungan dari keluarga, dosen, serta sahabat-sahabat saya,” tutur Dewi.
Sementara itu, Putri Anggraini, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas capaian tersebut. “Perasaan saya saat mengetahui menjadi juara di ajang internasional sungguh luar biasa, bercampur antara terkejut, haru, bangga, dan rasa syukur yang mendalam. Ini bukan hanya tentang kemenangan pribadi, tetapi juga kemenangan bagi tim dan almamater,” ujarnya penuh semangat.
Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Rina Rehayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. “Kami sangat bangga dengan capaian mahasiswa AFI. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, kompetitif, dan mampu membawa nama baik universitas di kancah internasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Dr. Khairiah, M.Ag., menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari semangat belajar dan kerja keras mahasiswa, dan yang tak kalah penting adalah, jasa baik dosen pembina prestasi yang dengan penuh kesabaran telah membimbing dan mendampingi mahasiswa hingga siap memberikan tampilan terbaiknya di ajang lomba INISCOM. “Prodi terus mendukung mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kompetisi dan kegiatan ilmiah sebagai bentuk pengembangan diri yang berkelanjutan,” jelasnya.
Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau mampu bersaing di tingkat global, mengintegrasikan nilai spiritual, intelektualitas, dan kreativitas dalam satu kesatuan yang harmonis. (Muhammad Fajri)

