
Pekanbaru — Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau kembali menggelar momen sakral paling ditunggu oleh para mahasiswa. Dalam Sidang Senat Terbuka Periode I dan II Tahun 2026 yang berlangsung pada 5–6 Mei 2026, sebanyak 1.200 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai sarjana dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Suska Riau.
Dari jumlah tersebut, Fakultas Ushuluddin turut mencatat capaian membanggakan, khususnya dari Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI). Tercatat lima mahasiswa AFI berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun, yakni Putri Anggraini, Dewi Cahyarani, Salwa Adz Zahra, Adelia, dan Muhammad Dandi Kurnia. Dari kelima nama tersebut, Putri Anggraini terpilih sebagai wisudawan terbaik sekaligus pemuncak tingkat Fakultas Ushuluddin.
Putri Anggraini berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90, menjadikannya sebagai lulusan dengan capaian akademik tertinggi di tingkat fakultas. Keberhasilan ini semakin istimewa karena diraih dalam masa studi yang relatif cepat dibandingkan rata-rata masa studi mahasiwa pada umumnya yang berkisar empat hingga empat setengah tahun.
Rekam jejak Putri memang tidak berhenti di ruang kuliah. Pada 2025, ia sukses membawa nama UIN Suska Riau ke kancah internasional dengan meraih Juara 3 cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dalam ajang INISCOM, kompetisi bergengsi yang diikuti mahasiswa Islam dari berbagai penjuru dunia. Di tahun yang sama, ia juga dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UIN Suska Riau 2025.
Dalam keterangannya, Putri menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih. “Alhamdulillah, syukur yang tak terhingga atas restu orang tua dan bimbingan dosen sehingga saya bisa sampai di titik ini. Sebuah kehormatan bagi saya dapat menyelesaikan studi sebagai lulusan terbaik,” ungkapnya.
Ketua Program Studi AFI, Dr. Khairiah M. Ag,. menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Putri dan keempat rekannya dari AFI yang sama-sama menuntaskan studi dalam 3,5 tahun. Beliau menegaskan bahwa hal ini membuktikan Prodi AFI mampu mencetak lulusan yang cepat, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.
Beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam mengatur waktu serta menjaga konsistensi selama menjalani perkuliahan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik keluarga maupun civitas akademika.
Kelulusan Putri Anggraini dan keempat kawannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi AFI Fakultas Ushuluddin, sekaligus inspirasi bagi mahasiswa AFI lainnya bahwa studi tuntas tepat waktu dengan prestasi gemilang bukanlah sesuatu yang mustahil.




